📍

Pas perdus | Documentaires scéniques.

75 hari lagi theater performance
Pas perdus | Documentaires scéniques menghadirkan delapan individu nyata yang bukan aktor ke atas panggung, masing-masing dipilih karena kisah hidup mereka yang unik dan cara mereka menceritakannya dengan menarik. Suara-suara mereka, ditangkap secara langsung dan ditingkatkan melalui desain suara yang imersif, dipasangkan dengan kehadiran fisik mereka di atas panggung, mempertahankan keaslian baku dari pidato yang tidak dilatih. Pertunjukan ini dirancang oleh Anaïs Barbeau-Lavalette (penelitian dan wawancara) dan Émile Proulx-Cloutier (konsepsi naratif dan arahan). Di atas panggung, delapan protagonis — Dominic, Elisabeth, Eva, Jérôme, Quentin, Réal, Sylvain dan Yaëlle — ditemani oleh Anaïs Barbeau-Lavalette sendiri. Melalui serangkaian potret singkat, karya ini menjalin koneksi antara perjalanan pribadi yang sangat berbeda, mengundang penonton untuk mempertimbangkan kembali cara mereka melihat individu, komunitas dan sejarah. Tema-tema ingatan, transmisi, bahasa, beban batin dan tempat kegembiraan adalah pusat dari karya ini. Awalnya diciptakan di Centre du Théâtre d'Aujourd'hui pada musim semi 2022, pertunjukan ini tur pada 2023, termasuk penampilan di TNM dan Le Diamant, menarik penonton yang luas. Pertunjukan Théâtre Maisonneuve ini dipresentasikan sebagai seri encore. Durasi: 1 jam 50 menit, tanpa intermisi. Tiket berkisar dari $33 hingga $103,50, termasuk pajak dan biaya. Empat pertunjukan dijadwalkan: Kamis 15 Oktober pukul 20:00, Jumat 16 Oktober pukul 15:00, Sabtu 17 Oktober pukul 15:00, dan Minggu 18 Oktober (waktu akan dikonfirmasi).

Daftar Acara

Anaïs Barbeau-Lavalette
Émile Proulx-Cloutier

Émile Proulx-Cloutier is a Quebec singer-songwriter and actor known for his folk and chanson work, including his acclaimed album 'Faire à neuf' which won several Félix Awards.

Dominic
Elisabeth
Eva
Jérôme
Quentin
Réal
Sylvain
Yaëlle